Kamis, 13 September 2012

0 Taste Of Indonesia - Modifikasi Honda All New Jazz

Ada berbagai macam cara untuk menunjukan rasa bangga dan cinta terhadap Tanah Air. Walaupun masih terbatas trend, namun hasil karya gadis asal Jogjakarta bernama Kumala Intan patut diberikan apresiasi setinggi-tingginya.
Honda All New Jazz Modifikasi - Batik Jogjakarta
Yup.. inilah wujud kecintaaan gadis muda ini terhadap budaya-nya. Meskipun Honda All New Jazz bukan “mobil Nasional”, namun Kumala berhasil membuatnya tampil Indonesia banget dengan setuhan modifkasi bernuansa batik di bagian eksterior maupun interior.
“Menurut saya, batik merupakan kesenian asli indonesia dan saya pengen menunjukkan bahwa batik juga tidak hanya digunakan untuk sekedar busana atau semacamnya. Saya pengen tunjukin kalo batik juga bisa dijadikan bahan untuk modifikasi lainnya. Makanya saya aplikasiin ke mobil saya, khususnya untuk interior,” ungkap Kumala. Salud!!!
Honda All New Jazz Modifikasi - Batik Jogjakarta
Menariknya, Kumala menggunakan batik asli yang terbuat dari bahan kain. Jadi bukan teknik airbrush atau full cutting sticker. Hanya saja di bagian ekterior terdapat cutting sticker sebuah ilustrasi wanita yang sedang membatik, lengkap dengan peralatan batik tulis seperti tungku, canting, dan malam.

Batik Tulis Parang Asli Asal Daerah Pati-Bakaran, Jawa Tangah

Tidak asal menggunakan unsur batik pada modifikasi yang dianut dalam mobilnya, tapi Kumala tahu benar nama dan dari mana asal batik ini berasal. “Saya menggunakan jenis batik tulis model parang asli yang berasal dari daerah Pati-Bakaran, Jawa Tangah,” ucapnya.
Honda All New Jazz Modifikasi - Batik Jogjakarta
Sebelum melakukan modifikasi Honda All New Jazz ini dengan batik, Kumala menyegarkan tampilan dengan mengubah kaki-kaki menggunakan pelek BBS RS 16 inci dan dilapisi karet bundar Accelera 195/45-R16. Dominasi batik model Parang memang menjadi andalan sang empunya untuk men-dress up tampilan mobil berkelir putih ini. Makanya Kumala melintangkan Batik ini di kap mesin, sisi kiri dan kanan body, sampai ke atap bagian luar.
Honda All New Jazz Modifikasi - Batik Jogjakarta
Honda All New Jazz Modifikasi - Batik Jogjakarta

Interior Full Batik

Inilah sumber eksperimen Kumala, sekujur ruang kabin tak ada yang lolos dari lapisan batik Parang, mulai dari dashboard, jok, doortrim, plafon yang dibentuk model Garson sampai ke bagian konsol tengah.
Honda All New Jazz Modifikasi - Batik Jogjakarta
Honda All New Jazz Modifikasi - Batik Jogjakarta
Selain tampil nasionalis, warna dominan coklat dari batik Parang yang berpadu warna merah maroon dari kulit sintetis membuat kesan hangat dan bersahabat begitu terasa ketika berada didalam mobil ini.
Honda All New Jazz Modifikasi - Batik Jogjakarta
Honda All New Jazz Modifikasi - Batik Jogjakarta

Kosmetik Audio Asimetris

Ingin tampil beda membuat Kumala memiliki ide menggarap sistem pemanja telinga dengan kosmetik yang unik. “Kosep audio saya adalah sound quality loud (SQL) dengan kosmetik menggunakan boks yang mengunakan konsep asimetris, karena menurut saya masih jarang bahkan belum ada yang menggunakan konsep semacam ini,” papar Kumala.
Honda All New Jazz Modifikasi - Batik Jogjakarta
Lahirnya kosmetik asimetris juga dibarengi dengan kualitas pemilihan perangkat audio. Pada permulaan, Kumala memilih head unit Alpine CDA-9855 yang ditugaskan sebagai otak suara. Perintah dari otak segera disambut oleh speaker dengan sistem 2-way dari Morel Maximo untuk kabin depan. Sedangkan 1 set speaker Pioneer dijatahkan pada kabin belakang.
Honda All New Jazz Modifikasi - Batik Jogjakarta
Beralih kebagian bagasi, kosmetik bergaya asimetris lengkap dengan jajaran acrylic yang memancarkan iluminasi menjadi andalan untuk menempatkan 2 buah subwoofer Rockford Fosgate berukuran 12 inci. Penghasil suara rendah ini juga diletakan tak sejajar seperti pada umumnya.
Honda All New Jazz Modifikasi - Batik Jogjakarta
Usai menyusun piranti speaker, kini tinggal membuat perfoma driver tersebut tetap stabil dan semakin optimal menyemburkan nada-nada indah. Bagian ini diserahkan kepada power Lightning Audio LA-4200 untuk mendrive semua jajaran speaker.
Honda All New Jazz Modifikasi - Batik Jogjakarta
Honda All New Jazz Modifikasi - Batik Jogjakarta
Mantap...
Data Modifikasi :
Eksterior : Cutting Sticker Scotlight, Kain Batik Tulis
Kaki-kaki : Velg BBS RS 16x(8+9) inch, Ban Accelera 195/45-R16.
Interior : Jok+Doortrim Bungkus Batik Tulis dan MBtech, Plafon Full Batik Tulis Model Garson, Dashboard Batik.
Audio : Headunit Alpine CDA-9855, Speaker Depan Morel Maximo 2-Way, Speaker Belakang Pioneer, Subwoofer Rockford Fosgate 12 Inch (2pcs), Power Lighting Audio 4200, Cap-Bank Momentum SC.45, Custom Acrylic Cosmetic.


Rabu, 12 September 2012

0 Toyota Rush Virgin Extreme - King Extreme Clas Mild AAC Pekanbaru 2010

Nah, ini dia mobil cukup yang cukup menjadi sorotan mata para peserta dan juga pengunjung SKA MALL Pekanbaru pada saat gelaran Clas Mild Accelera Auto Contest beberapa saat lalu. Toyota Rush keluaran 2009 yang digarap oleh rumah modifikasi XTREME Abadi Pekanbaru dengan tampang yang ekstrim dan sesuai dengan naman bengkel juga konsepnya yang sama-sama ekstim, akhirnya berhasil pula meraih gelar sebagai The King Extreme Clas Mild AAC Pekanbaru 2010.

Bagaimana tidak, liat saja tampang Rush ini, mulai dari eksterior sampai dengan sisi bagian kabinya telah habis mendapat rombakan yang sangat frontal. Namun ada lagi yang cukup mengagetkan, ternyata Toyota Rush ini dibuat benar-benar dari “0” (nol). Eiit … bukan berarti digarap dari bentuk aslinya hingga seperti ini, tapi yang dimaksud dengan nol adalah kilometernya lhoo, alias mobil ini langsung di vermak habis ketika keluar dari dealer, mantabkan !

Pengerjaan Toyota Rush yang masih virgin ini berlangsung  selama 4 bulan, tak tanggung-tanggung, Rush ini langsung digarap masal sebanyak 200 orang untuk yang mengerjakan ditiap-tiap sektornya masing-masing. “Supaya lebih cepat pengerjaanya, tidak terkatung-katung dan tidak harus menunggu-nunggu,” ujar Vivi Yanti sebagai pemilik mobil si virgin ekstrim ini.

Ubahan utama tentu berada di tampilan luarnya. Untuk menghilangkan sedikit tampang standar Rush ini, maka penempelan full bodykit turut disematkan, bahkan spoiler di bumper depan hampir menjilat aspal terlebih ketika disematkan pelek besar dari EXE Pegasus berukuran 22”. Walaupun demikian, Vivi masih kepingin agar mobil tetap berfungsi layaknya kendaraan sehari-hari, oleh karena itu ia mengakalinya dengan pemasangan air suspension kepunyaan Universal air 4 point.

Uups … rupanya dalam mengarap Rush ini, Vivi dan rekan-rekannya mengalami kesulitan dalam instalasi air suspensinya. Karena tak ingin menyerah, maka ia sengaja mendatangkan specialis air suspension dari Akasia Motor di Jakarta. “Maklum di Pekanbaru belum ada specialist air suspen, jadi mau tak mau saya datangkan dari Jakarta aja langsung,” Ujarnya.

 
Beralih ke sektor yang cukup menjadi perhatian adalah bagian pintunya yang dibuat dengan model scissors door atau model gunting yang dapat dibuka keatas. Pengerjaan eksterior cukup terpilang apik dan rapih, karena hampir tak ada cacat sedikitpun dari sisi depan samping juga bagian belakangnya. Tak lupa juga bagian head lamp yang dirombak dengan menggunakan HID 8500K dan foglamp millik Mitsubishi Triton HID 8500K. Selain itu kap mesin depan juga telah di custom dengan menggunakan sunroof engine yang dapat dibuka tutup dengan sistem motorized.

Begitu pintu gunting terbuka, terlihat dalaman interior yang tertata rapi namun menonjolkan aroma sporty yang tajam dengan adanya berbagai indikator dari Auto Gauge yang bersarang di bagian dasboard layaknya mobil-mobil racing. Belum lagi dengan beragam fitur lainnya untuk memaksimalkan nuansa sportnya, sperti pemasangan jok Recaro 4 titik, stier, pedal, shiftknob dan juga karpet bawah yang semuanya memakai MOMO.

Setelah itu semua tertata, maka seluruh kabin dalaman Rush dibalut dengan lapisan semi kulit dari MB Tech yang bermotif two tone. Bahkan Vivi juga menempatkan Nitro Oxde System Venom di bagian consul tengah yang makin memposisikan bahwa si perawan Rush ini sebagai mobil Extream. Tak ingin kehilangan sisi hiburan, maka piranti sound car system juga turut disematkan pada Rush ini. Dalam pemasangan atau instalasi audionya Vivi juga tak mau setengah-setengah, bayangkan apa saja yang tertanam di dalam kabin si perawan ini, 8 set speaker MA,  6 set subwoofer berukuran 12”, dan banyak lagi yang semuanya di control oleh head unti Pioneer AVH-P4150DVD. Bisa buat ajib-ajib dijalanan, layaknya car street party lhoo ….


Rampung dengan tampilan luar, kabin dan audio, giliran sektor mesin yang mendapat jatah untuk digarap. Garapan yang dilakukan Vivi cukup terbilang gahar, bagaimana tidak sebagian dari isi hood depannya telah terjejali dengan parts racing, mulai dari air filter SIMOTA, Vakum Filter Hurricane, Engine Cut Off HELLA, Nitrous System NOS, Nitro Oxde System Venom juga 4 buah muffler dari MOMO yang semuanya berfungsi, bukan sekadar hiasan semata dan masih banyak lainnya lagi.


Dalaman mesin juga mendapat sentuhan, seperti silinder dan intake yang telah di haluskan alias porting polish ditambah dengan pemasangan turbocharge membuat power Rush ini membengkak tinggi hingga 160 dk saat dilakukan dynotest. Namun itu baru tenaga murni dari mesin saja looh, belum ditambah dengan tekanan power dari NOSnya. Bisa tambah membengkak tenaga dalam si perawan ini….

 
“Apa yang dihasilkan oleh Rush ini menjadi kebanggan untuk saya dan rekan-rekan dari Xtreme Abadi, namun tak lantas kami lansung puas begitu saja lhoo…karena untuk kedepanya masih ada ubahan lainnya pada rush ini, yaitu pemasangan ragtops secara motorized yang dapat dibuka tutup secara otomatis bila hujan turun,” ujar Vivi yang telah menghabiskan kocek kurang lebih Rp 80 jutaan untuk si Perawan Toyota Rush ini.

Apakah ia juga akan datang ke ajang final battle di Jakarta di bulan Desember nanti ?… Yang jelas sampai sekarang ia masih sibuk memprsiapkan Rush ini hingga tampil sempurna.

 

Data & Fakta :
Eksterior : Head lamp HID 8500K, Foglam Mitsubishi Triton HID 8500K, Custom bodykit, spion F-1 carbon, scissors door, cat Black Sikken. Interior : Safety belt TRD, sift lamp Auto Gauge, water Pump Auto gauge, Tachometer Auto Gauge, Nitro Oxde System Venom, Racing seat Recaro, Engine Start HELLA, Interior Full MB-Tech, MOMO (Stier,shiftknob,footrest&pedal set), Remote Mobil Viper. Sound System : Head unit Pioneer AVH-P4150DVD, 8 set Speaker MA, 6 set Subwoofer 12” MA, Equalizer Lanzar E540P, Power Monoblok LM, Power 4 chanel LM, LCD monitor LG 10” (2pcs), Laser Big Dipper k-100. Engine : Air Filter SIMOTA, Vakum Filter Hurricane, Oil Catch tank EVIL, Volt Stabilizer XCS, Nitro oxde system Venom, Engine Cut Off HELLA, Braded Line Venom, Air Charger EVIL, Boost master Broquet, Nitrous System NOS, Muffler MOMO, Fuel Filter Broquet, Thermo Wrap Custom, Sturt Bar Hurricane. Bengkel Modifikasi : Xtreme Abadi Pekanbaru.



Sumber : http://modifikasi.bosmobil.com

0 The Eksklusif Velleleganisme – Toyota Alphard Vellfire 2010

Bagi yang hadir saat gelaran final battle Clas Mild Accelera Auto contest pada 18-19 Desember lalu mungkin melihat tampang Toyota Alphard Vellfire yang nongkrong disalah satu sudut aula Balai Kartini itu sempat terkesima dengan tampialan super elegan yang diusungnya.

Memang sekilas sang pemilik Arief Doplonk tak banyak melakukan ubahan pada MPV mewah ini, oleh karena itu warna dasarnya saja masih original alias belum dicat ulang. Insipirasi dalam memodfikasi Vellfire ini berawal ketika ia banyak melihat mobil-mobil beraliran elegan yang benar-bener eksklusif, alhasil Toyota Alphard Vellfire yang hanya baru beberapa bulan keluar dari dealer ini menjadi wadah sasaran inspirasinya tersebut.

Ubahan ekterior dan interiornya di padu dengan cukup dinamis, di sektor luar ubahan yang cukup signifikan terlihat pada bagian kaki-kakinya terutama di bagian peleknya yang sudah tak menggunakan pelek bawaan pabrik lagi dan digantikan dengan pelek HRE 993 berdimensi 22” yang dipadukan dengan si karet bundar keluaran Toyo. Sedangkan di sektor peredam kejutnya, Arief juga menanamkan 4 point air runner yang dipercaya makin dapat memberikan kenyamanan sekaligus untuk mengakali tampilan cepernya, “kalau mesin mati otomatis akan turun dan merebah ke aspal, namun ketika dihidupkan langsung naik stinggi 25 cm,” ucap pengusaha konveksi yang berasal dari kota Gudeg itu.


Masuk kesektor bodi, guna mengakali tampilan bodinnya ia memilih mengadopsi full varian bodi kit Black byson design yang akhirnya membuat Vellfire ini lebih terlihat benar-benar eksklusif layaknya modifikasi MPV elegan yang banyak dilakukan oleh kalangan anak muda di Jepang. Sedangkan untuk ujung pipa gas buang atau mufflernya ia memilih menggunakan keluaran DAD yang dipadukan dengan design bergaya robot yang terdapat muffler di kedua sisinya.

Tuntas pembahasan ringan mengenai sektor eksteriornya kini giliran beranjak merasakan sensasi interior dari MPV premium ini. Pada kabin tengah, Jok captain seat telah dilengserkan untuk digantikan sebuah TV 3D keluaran Sonny berdimensi 42”, demi menambahkan unsur kemewahaanya, maka tak lupa juga sebuah minibar turut meramikan suasana kabin yang layaknya sebuah lounge mini tersebut apalagi setelah dibalut dengan lapisan kulit yang melekat diselurh sektor kabinnya.
Serasa kurang seru bila memiliki layar TV lebar namun tak ada hiburan, oleh karena itu pria yang juga penghobi balap road race juga menempatkan perangkat games PlayStation 3. “Lumayan sedikit ngilangin jenuh atau teman hiburan diperjalanan, “ candanya. Untuk di depan ubahan yang dilakukan Arief sedikit minim hanya pada shif knob, pedal set dan juga stier yang semuanya berasal dari DAD.
Sektor bagasi belakang telah full terisi dengan perangkat car audio entertainment yang menyambung dari head unit AVT DoubleDin ke sebuah speaker depan Viva Logic lalu kebagian belakang yang ditempati oleh subwoofer Rockford Fosgate sebanyak 2 buah, power ampli Performa, capbank PCA 2F dan terintegrasi semuanya dengan kabel Harmoni. Rupanya tak hanaya sekadar TV besar saja yang ada, namun TV berdimensi 5” sebanyak 5 buah juga turut menempel dibagian consul box belakang tempat tersusunya piranti audio.

Perkiraan Arief ia cukup dalam merogoh kantung untuk modifikasinya ini, “kira-kira abis 300 jutaan kalo nga salah, lumayan banget tuuh,” ucapnya yang tetap belum puas dengan hasil yang telah ia dapatkan pada kendaraan ini, artinya pasti MPV Premium ini akan segera mendapat rombakan lagi dari Arief. So…. Kita tunggu aja deeh bareng-bareng kaya apa nanti jadinya ....

Data & Fakta :

Eksterior : Full bodi Kit Black Byson Design, Muffler DAD. Interior : Full Leather, stier DAD, Shift knob DAD, pedal Set DAD. Kaki-kaki : Pelek HRE 993/22”, Ban Toyo Proxes 265-30-22, supensi Air Runner 4 point. Audio System : AVT Double Din, Tv 7” 5 pcs, TV 3D 40”, Speaker depan Viva Logic, Subwoofer Fosgate 2 pcs, Power Ampilifier Performa, Capasitor bank PCA 2F, Peredam Auto Mat, PlayStation 3, Kabel Harmoni.



Sumber :  http://modifikasi.bosmobil.com

0 Girly Pinky On The Road - Suzuki Swift ST-AT B-Community Bandung

Mungkin bisa dibilang rata-rata pengguna mobil hatchback Suzuki Swift ini konon dikendarai oleh kaum adam dan sangat jarang menemui kaum hawa yang berkendara dengan menggunakan mobil ini, apalagi yang telah dimodifikasi. Namun bila Anda berkunjung ke Bandung, mungkin Anda akan cukup sering melihat sebuah Suzuki Swift modifikasi yang bertemakan elegan soft girly dikendarai oleh seorang cewek pastinya berseliweran di dijalan.


Anggie Pratiwi, cewek yang berdomisili di Bandung ini merupakan pemilik dari Suzuki Swift lansiran 2009 yang telah dipermak alias dimodifikasi beraurakan warna pink dengan konsep elegan. Awal mulanya ia yang tergabung dengan sebuah komunitas mobil B-Community Bandung ini memang sudah tertarik dengan dunia modifikasi, akibat dari seringnya ia kongkow bareng dengan rekan-rekan komunitasnya yang rata-rata mobilnya sudah terkena imbas modifikasi juga, akhirnya ia pun terinfeksi virus inspirasi mobil-mobil modifikasi tersebut. Alhasil, segeralah ia tuangkan inspirasinya itu ke dalam sebuah hatchback keluaran Suzuki yang dimilikinya …


“Konsep siih .. pengen yang elegan aja, namun tetep ada unsur girly yang ngepink-ngepink gitu,” ujarnya. Oleh karena itu garapan mobilnya pun bisa dibilang cukup sesuai dengan keingginanya, terlebih dalam memodifikasi si Swiftnya ini pun ia turut di dukung oleh orang tua dan juga pacaranya, naah lhoo .. jangan sampe pada iri yaah … hehe..

Garapan utama ada disektor eksterior, untuk menemukan konsep elegan yang diinginkan sudah pasti harus ada instalasi bodi kit yang harus disematkan, oleh karena itu ia pun menyematkan beberapa custom bodi mulai dari bodi kit, bumper depan-belakang, gril, side visior dan juga side skirtnya. Tak lupa uanutk headlamp ia gunakan cahaya dari autovision Hi-Low 8000k yang disertai dengan pemasangan custom foglamp dan juga double muffler keluaran Remus. Tak lupa juga penyematan pelek berdimensi 18“ keluaran HRE yang dipadukan dengan ban Achilles 225/35 yang membuat mobilnya sedikit tampak merebah.
Selesai dengan garapan tampilan luarnya giliran bagian dalam yang digrilya. Layaknya tema utama yang ingin dimiliki Anggie pada kendaraanya, tak salah pabila ia menjejali seluruh perangkat interiornya dengan lapisan Full MB-Tech Camaro Fiesta Pink dengan model ala Garson mulai dari, jok depan belakangnya, door trim, plafon, stier hingga bagian dasbornya. Sedangkan untuk panel inikatornya masih menggunakan bawaan standar Swift namun untuk kaca film ia menyematkan lapisan dari V-Kool beraurakan silver sebesar 60%. Bukan sampai disitu saja sentuhan yang diberikan oleh Anggie, sebagai aksesoris pendukung aura girlynya ia juga memberikan pernik lainya seperti manic-manic pink glamour dan juga accessories si kucing imut, Hello Kity.

Konsep elegan tanpa adanya dukungan perangkat car entertainment sepertinya cukup hambar. Maka dari itu segerah lah ia beranjak ke sebuah audio workshop Radius di kawasan Wastukencana, Bandung, untuk memasangkan instalasi audio besrta car entertainmentnya pada mobil ini. Headunit standar telah dikelaurkan dan diganti dengan menggunakan Pioneer AVH 3150 DSD, sistem pengolahan suara dikeluarkan melalui speaker bermerk Rogers Split 6” di bagian depan dan Rogers Cooxcial 6” di belakang. Sedangkan subwoofer menggunakan Consonance 10” sebanyak 2 unit yang kemudian di padu dengan power amplifier Channel Harmonic Drive HDT 85, Capbank Intersys 2,0 Farad, kabel speaker Venom dan peredam Visel. Untuk menambah suasan entertainment maka ia turut memasangkan layar mini headrest M-Tech 7” dan juga LCD liliput 7”. Selain bertemakan girly dijamin pasti bakalan nyaman di dalamnya dengan tambahan perangkat hiburan tersebut …
“Kalau urusan mesin belum mau dirubah-rubah, lebih enak standar kayanya,” ucap Anggie yang juga telah banyak mendapatkan penghargaan di beragam ajang kontes modifikasi di Bandung seperti, The Best lady Owner 2nd Anniversary Essence Auto Contest, Lady Owner LAAS Auto Contest 2010, Hottest Car Theme Auto Modiefied International Auto Contest 2010 dan juga The Best Custom Body Kit.

Woow…lumayan berprestasi bukan. apalagi menjelang Valentine day yang sedikit lagi berlangsung…dijamin makin lengket tuuh ama pasangan…hehehe…Berikutnya kira-kira cewek fungky mana lagi yaah yang memodifikasi mobilnya … kita tunggu aja deeh .

Data&fakta :
Ekterior : bodi kit custom, bemper depan&belakang, gril, side visor dan side skirt Custom. Headlamp Autovision Hi-Low 8000k. Fog lamp Yellow Autovision. Muffler Double Remus. Interior : Full MB-Tech Camaro Fiesta Pink with Garson Model. Kaca Film V-Kool Silver 60%. Stier MB-Tech Camaro Fiesta Pink. Audio : Headunit Pioneer AVH 3150 DSD. Speaker depan Rogers Split 6” – belakang Rogers Cooxcial 6”, Subwoofer Consonance 10”x2”. Power Amplifier Channel Harmonic Drive HDT 85. Capasitor Bank Intersys 2,0 Farad. Kabel Speaker Venom. Peredam Visel. Monitor Headrest M-Tech 7”, LCD Liliput 7”. Kosmetik tambahan Acrilic, LED Super Pink. Kaki-kaki : HRE 18”, ban Achilles 225/35. Suspensi Cutom. Workshop : Libra Auto Zone, Radius Audio Workshop, BT9 Auto Salon – Bandung. 


Sumber : http://modifikasi.bosmobil.com

0 Roadster Handmade - Modifikasi Citroen BX

Total frontal, sepertinya pantas disandang untuk karya modifikasi yang dilakukan Frans pada kendaraannya ini. Bagaiman tidak, mobil yang aslinya merupakan sebuah Citroen BX 190 lansiran 1991 tersebut telah di vermak habis-habisan menjadi seperti ini, tanpa menyisakan sedikitpun ciri dari keaslian mobil ini .
Modifikasi Citroen BX
Tanpa banyak dibilang sudah pasti ubahan ekstrem ini memang membutuhkan pengerjaan yang tak sebentaran, guna memiliki hasil yang maksimal dan terlihat sempurna maka dibutuhkan ke detailan dan konsep yang matang. Hal tersebut cukup wajar, mengingat ubahan dengan konsep yang disandang Frans yaitu Extrem Futuristik ini memang bisa dikatakan semuanya Full Custom hand made. Coba saja perhatikan mulai dari bagian depan, samping, kabin sampai belakangnya semuanya benar-benar dibuat  secara handmade.
Modifikasi Citroen BX
“Kesemua bagian dari mobil ini memang dibuat secara hand made, terkecuali untuk bagian lantai, mesin dan suspensinya aja,” ucap Frans yang juga merupakan member dari Option Platinum.
Modifikasi Citroen BXPengarapan utama berada pada sektor bodi, seluruh bodi Citroen ini dibongkar habis dengan hanya menyisakan bagian lantai, mesin dan suspensi. Rangka pilar setebal 1,2mm dibuat untuk mengembangkan model bentuk bodi baru yang dibuat secara hand made di workshop 168 Body Convertion – Solo. Total lama pengerjaan untuk urusan bodi memakan waktu kurang lebih sekitar 4 bulan, karena selain harus benar-benar persisi sesuai dengan konsep yang ada, memang tak mudah juga mengarap membentuk bodi baru untuk mobil ini.
Di sisi bagian belakang, buritan indah yang di padu dengan kedua model lampu sporty memang sedikit mengundang rasa penasaran orang yang melihatnya. Bila diperhatiakan dari jauh, pasti banyak menggangap mobil ini sebuah roadster Eropa bukan ??
Modifikasi Citroen BX
Selesai dengan urusan bodi yang telah digarap ulang ini, baru masuk ke sektor interiornya. Konsep kabin layaknya mobil sport yang hanya bermodalkan 2 kursi diterapkan pada mobil ini. Dua jok keluaran Bridge disematkan tepat didepan dashboard yang juga telah di ubah total. Seluruh kabin mobil ini juga telah di tata ulang alias di renovasi ulang secara hand made, bagian stier terlihat sangat unik yang hanya seperti berupa lingkaran besi yang telah di beri lapisan kilau chrom, sedangkan untuk shift knob Frans mengunakan keluaran MOMO.
Modifikasi Citroen BX
Seluruh panel inidkator yang ada di bagian dashboard juga telah ditata ulang dengan menggunakan parts opsional lainnya. Kesan extream yang diusung oleh Frans rupanya juga telah diimbangi dengan perangkat audio full keluaran Venom yang terletak tepat dibelakang kursi. Modifikasi Citroen BXBahkan ia juga menerapkan sistem motorized di bagian pintu, bagasi dan juga engine hoodnya. Total pengerjaan untuk bagian interior memakan waktu kurang lebih sekitar 1 bulan lebih, sedangkan untuk urusan mesin terbilang mobil ini tetap megusung original alias standar.
Masuk kebagian kaki-kakinya, yang masih terbilang utuh alias bukan bagian dari pengerjaan hand made, Frans menyematkan pelek Max Italy berdimensi 20” yang terbalut rapih dengan ban Accelera 20/35/225. Alhasil mobil karya handmade ini cukup terdongkrak tampilanya layaknya mobil roadster, apalagi mengingat bodi depannya yang memiliki ciri meruncing yang tebal dan model head lamp ala Viper.
Modifikasi Citroen BX
“Pengerjaan mobil ini memang dipersiapkan sejak lama. Selain untuk berlomba mendapatkan gelar, juga sebagai wujud partisipasi dalam dunai modifikasi, mengingat kami telah cukup lama vakum dalam dunia modifikasi beberapa waktu lalu,” tutup Frans.
Teks/foto : *Stanly
Data&fakta :
Eksterior : Full Custom Hand Made, Interio : Full Custom Hand Made, Jok Bridge, Shif Knof MOMO, Audio : Full Venom, Kaki-kaki : Max Italy 20”, Accelera 20/35/225.
Workshop : 168 bodyConvertion - Solo